Senin, 01 Mei 2017

Softskill Pengantar Animasi & Desain Grafis - Membangun Aplikasi Pengenalan 4 Sehat, 5 Sempurna

MEMBANGUN APLIKASI PENGENALAN 4 SEHAT 5 SEMPURNA MENGGUNAKAN MACROMEDIA FLASH 8

Oleh:  Yusuf Ardi Bachtiar
            1C114609
            3KA21

Bahan – Bahan:
1. Gambar 2D tentang 4 sehat, 5 sempurna.
2. Informasi mengenai setiap makanan 4 sehat, 4 sempurna.
3. Suara/Musik interaktif.
4. Software Macromedia Flash 8

Langkah Pembuatan:
1.  Buat dokumen flash baru dengan cara klik File-New dan Pilih Flash Document.
2.  Klik kanan pada Area Kerja dan pilih Document Properties. Atur ukuran halaman     menjadi 800 x 600 px.
3.  Masukkan gambar latar belakang ke dalam dokumen dengan cara pilih File-Import-Import to Library. Pilih gambar yang akan dijadikan latar belakang dan pilih OK.
4.  Masukkan gambar yang telah di-import ke dalam halaman dengan cara drag and drop pada gambar latar belakang di jendela library.
5.  Atur ukuran gambar tersebut menjadi lebar 801 dan tinggi 603 pada jendela properties.
6.  Atur agar gambar tersebut menutupi seluruh halaman awal.
7.  Masukkan musik latar belakang dengan cara klik File-Import-Import to Library dan pilih musik yang akan digunakan.
8.  Masukkan musik ke dalam halaman dengan cara drag and drop pada halaman. Pada jendela properties, ubah Sync menjadi Start dan Loop.
9. Masukkan sebuah textbox ke dalam halaman awal dengan cara memilih Text Tool pada toolbox. Ketikkan “Mengenal 4 Sehat, 5  Sempurna” pada isi textbox tersebut. Atur fontnya menjadi Comic Sans MS dan dan ukuran font 40 pada jendela properties.
10. Buat textbox sama seperti langkah 9 namun dengan ukuran font 32. Ketikkan “Silakan Pilih” pada isi textbox.
11. Buat 5 buah Rectangle dengan cara pilih gambar kotak pada toolbox dan gambarkan pada luar halaman. Atur warna latar belakang Rectangle menjadi putih dan garisnya menjadi hitam pada kotak properties. Atur ukurannya menjadi 183 x 118.
12. Buat 5 buah textbox. Ketikkan “Makanan Pokok”, “Lauk Pauk”, “Susu”, “Sayur Mayur”, dan “Buah-Buahan” pada masing-masing textbox tersebut.
13. Tempatkan 5 buah textbox yang telah dibuat ke dalam masing-masing Rectangle yang telah dibuat.
14. Pilih Selection Tool pada toolbox. Drag dan seleksi masing-masing Rectangle yang telah diisi textbox secara menyeluruh.
15. Klik kanan pada Rectangle yang telah diseleksi. Pilih Convert to Symbol. Beri nama “t_makananpokok” untuk Rectangle yang memiliki teks Makanan Pokok, “t_lauk” untuk Rectangle yang memiliki teks Lauk Pauk, “t_susu” untuk Rectangle yang memiliki teks Susu, “t_sayur” untuk Rectangle yang memiliki teks Sayur Mayur, dan “t_buah” untuk Rectangle yang memiliki teks Buah-Buahan. Masing-masing diberi tipe Button.
16. Buat 1 buah Rectangle dengan ukuran 800 x 57 dengan warna latar belakang biru dan warna garis hitam.
17. Buat textbox dengan isi teks “KUIS”. Tempatkan textbox tersebut ke dalam Rectangle yang dibuat pada langkah 16.
18. Ubah Rectangle yang telah diisi dengan teks “KUIS” menjadi Button seperti di langkah 15. Beri nama dengan “t_kuis”.
19. Buat layer baru dengan cara klik Insert Layer pada jendela Timeline.
20. Klik kanan pada frame 10 di layer 2. Pilih Insert Keyframe.
21. Klik kanan pada frame 9 di layer 2. Pilih Create Motion Tween.
22. Masukkan sebuah gambar dengan ukuran 100 x 100 seperti di langkah 3 dan 4.
23. Tempatkan gambar tersebut pada suatu daerah di halaman awal sebagai posisi awal animasi pembuka.
24. Klik pada frame 5 di layer 2.
25. Tempatkan gambar tersebut pada suatu daerah di halaman awal sebagai posisi akhir animasi pembuka.
26. Pindah ke layer 1.
27. Desain tampilan seperti di gambar 1.
28. Pilih button t_makananpokok dan tekan F9. Ketikkan script seperti berikut:
      on(release) {
                  gotoAndStop("makanan_pokok");
}
29. Pilih button t_lauk dan tekan F9. Ketikkan script seperti berikut:
      on(release) {
                  gotoAndStop("lauk_pauk");
}
30. Pilih button t_susu dan tekan F9. Ketikkan script seperti berikut:
      on(release) {
                  gotoAndStop("susu");
}
31. Pilih button t_sayur dan tekan F9. Ketikkan script seperti berikut:
      on(release) {
                  gotoAndStop("sayur_mayur");
}
32. Pilih button t_buah dan tekan F9. Ketikkan script seperti berikut:
on(release) {
                  gotoAndStop("buah_buahan");
}
33. Berikan nama Frame dengan mengisi kotak Frame Label di jendela properties. Berikan nama “menu”.
34. Klik kanan pada frame 30 di layer 1 dan pilih Insert Blank Keyframe.
35. Berikan nama frame “makanan_pokok” pada Frame Label di jendela properties.
36. Buat sebuah Button dengan nama “t_kembalinasi” dan label “Kembali”. Berikan textbox “Makanan Pokok” dan masukkan gambar 5 makanan pokok dengan ukuran 100 x 100. Tekan F9 pada button tersebut dan ketikkan script berikut:
on(release) {
                  gotoAndStop("menu");
}
37. Desain agar tampilan seperti gambar 2.
38. Ubah masing-masing gambar menjadi Button.
39. Klik pada gambar pertama dan tekan tombol F9. Ketikkan script seperti berikut:
      on(release) {
                  gotoAndPlay("nasi");
}
40. Klik kanan pada frame 31 di layer 1. Pilih Insert Blank Keyframe.
41. Buat sebuah button “Kembali” seperti di langkah 36. Berikan script seperti di langkah 44:
      on(release) {
                  gotoAndPlay("makanan_pokok");
}
42. Masukkan 3 buah gambar yang memiliki tema Nasi.
43. Masukkan 2 buah textbox. 1 textbox memiliki teks “Nasi” dengan ukuran font 40 dan 1 textbox memiliki teks mengenai deskripsi nasi dengan ukuran font 20.
44. Berilah nama frame “nasi” pada jendela properties.
45. Desain tampilan agar seperti di gambar 3.
46. Ulangi langkah 40-45 dengan tema jagung di frame berbeda. Pada langkah 39 ubah menjadi gotoAndPlay("jagung"); di gambar kedua dan desain tampilan seperti di gambar 4.
47. Ulangi langkah 40-45 dengan tema gandum di frame berbeda. Pada langkah 39 ubah menjadi gotoAndPlay("gandum"); di gambar ketiga dan desain tampilan seperti di gambar 5.
48. Ulangi langkah 40-45 dengan tema singkong di frame berbeda. Pada langkah 39 ubah menjadi gotoAndPlay("singkong"); di gambar keempat dan desain tampilan seperti di gambar 6.
49. Ulangi langkah 40-45 dengan tema sagu di frame berbeda. Pada langkah 39 ubah menjadi gotoAndPlay("sagu"); di gambar kelima dan desain tampilan seperti di gambar 7.
50. Ulangi langkah 34-38 dengan tema Lauk-Pauk di frame berbeda. Desain tampilan seperti di gambar 8.
51. Ulangi langkah 39 dengan script seperti berikut:
      on(release) {
                  gotoAndPlay("ayam");
}
52. Ulangi langkah 40-45 dengan tema ayam di frame berbeda. Desain tampilan seperti gambar 9.
53. Ulangi langkah 40-45 dengan tema ikan di frame berbeda. Pada langkah 39 ubah menjadi gotoAndPlay("ikan"); di gambar kedua dan desain tampilan seperti di gambar 11.
54. Ulangi langkah 40-45 dengan tema tahu di frame berbeda. Pada langkah 39 ubah menjadi gotoAndPlay("tahu"); di gambar ketiga dan desain tampilan seperti di gambar 12.
55. Ulangi langkah 40-45 dengan tema telur di frame berbeda. Pada langkah 39 ubah menjadi gotoAndPlay("telur"); di gambar keempat dan desain tampilan seperti di gambar 13.
56. Ulangi langkah 34-38 dengan tema Sayur-Mayur di frame berbeda. Desain tampilan seperti di gambar 14.
57. Ulangi langkah 39 dengan script seperti berikut:
      on(release) {
                  gotoAndPlay("tomat");
}
58. Ulangi langkah 40-45 dengan tema tomat di frame berbeda. Pada langkah 39 ubah menjadi gotoAndPlay("tomat"); di gambar pertama dan desain tampilan seperti di gambar 15.
59. Ulangi langkah 40-45 dengan tema kentang di frame berbeda. Pada langkah 39 ubah menjadi gotoAndPlay("kentang"); di gambar kedua dan desain tampilan seperti di gambar 16.
60. Ulangi langkah 40-45 dengan tema wortel di frame berbeda. Pada langkah 39 ubah menjadi gotoAndPlay("wortel"); di gambar ketiga dan desain tampilan seperti di gambar 17.
61. Ulangi langkah 40-45 dengan tema bawang putih di frame berbeda. Pada langkah 39 ubah menjadi gotoAndPlay("bawang_putih"); di gambar keempat dan desain tampilan seperti di gambar 18.
62. Ulangi langkah 40-45 dengan tema bawang merah di frame berbeda. Pada langkah 39 ubah menjadi gotoAndPlay("bawang_merah"); di gambar kelima dan desain tampilan seperti di gambar 19.
63. Ulangi langkah 34-38 dengan tema Buah-Buahan di frame berbeda. Desain tampilan seperti di gambar 20.
64. Ulangi langkah 39 dengan script seperti berikut:
      on(release) {
                  gotoAndPlay("apel");
}
65. Ulangi langkah 40-45 dengan tema apel di frame berbeda dan desain tampilan seperti di gambar 21.
66. Ulangi langkah 40-45 dengan tema mangga di frame berbeda. Pada langkah 39 ubah menjadi gotoAndPlay("mangga"); di gambar kedua dan desain tampilan seperti di gambar 22.
67. Ulangi langkah 40-45 dengan tema jeruk di frame berbeda. Pada langkah 39 ubah menjadi gotoAndPlay("jeruk"); di gambar ketiga dan desain tampilan seperti di gambar 23.
68. Ulangi langkah 40-45 dengan tema anggur di frame berbeda. Pada langkah 39 ubah menjadi gotoAndPlay("anggur"); di gambar keempat dan desain tampilan seperti di gambar 24.
69. Ulangi langkah 40-45 dengan tema nanas di frame berbeda. Pada langkah 39 ubah menjadi gotoAndPlay("nanas"); di gambar kelima dan desain tampilan seperti di gambar 25.
70. Ulangi langkah 40-45 dengan tema semangka di frame berbeda. Pada langkah 39 ubah menjadi gotoAndPlay("semangka"); di gambar kelima dan desain tampilan seperti di gambar 26.
71. Ulangi langkah 40-45 dengan tema semangka di frame berbeda. Pada langkah 41 ubah menjadi gotoAndPlay("menu"); dan desain tampilan seperti di gambar 27.
72. Klik pada frame 1 di layer 1.
73. Pilih button t_kuis dan tekan tombol F9. Ketikkan script seperti berikut:
  on (release) {
                  gotoAndStop("kuis");
  }
74. Klik kanan pada frame 80. Pilih Insert Blank Keyframe.
75. Masukkan gambar sebagai gambar latar belakang dan atur ukurannya seperti di langkah 5 dan langkah 6.
76. Masukkan sebuah textbox dan isi dengan “Kuis 4 Sehat, 5 Sempurna” dengan ukuran font 40.
77. Buat sebuah button dengan nama “t_mulai”. Tekan F9 dan ketikkan script berikut:
  on (release) {
            benar = 0;
            salah = 0;
                   nextFrame();
  }
78. Ulangi langkah 207.
79. Desain seperti di gambar 28.
80. Klik kanan pada frame 81. Pilih Insert Blank Keyframe.
81. Masukkan sebuah textbox dengan isi teks sebuah keterangan yang harus dipilih oleh pengguna.
82. Masukkan 4 gambar yang harus dipilih pengguna. Masing-masing gambar dijadikan  button.
83. Pada gambar yang benar (sesuai dengan keterangan yang diberikan), ketikkan script:
       on (release) {
                  benar += 1;
                  nextFrame();
       } 
84. Pada gambar yang salah (tidak sesuai dengan keterangan yang diberikan), ketikkan script:
        on (release) {
                    salah += 1;
                    nextFrame();
        }
85. Desain seperti di gambar 29.
86. Ulangi langkah 80-85 di frame 82-90 dan dengan keterangan dan gambar yang berbeda.
87. Klik kanan pada frame 91. Pilih Insert Blank Keyframe.
88. Masukkan sebuah textbox dengan isi teks “Gambar apakah ini?”.
89. Masukkan sebuah gambar yang menjadi sebuah gambar pertanyaan.
90. Masukkan 4 buah textbox yang akan menjadi jawaban dari pertanyaan yang diajukan.
91. Ubah 4 buah textbox tersebut menjadi button.
92. Pada jawaban yang benar, ketikkan script seperti di langkah 83.
93. Pada jawaban yang salah, ketikkan script seperti di langkah 84.
94. Desain seperti di gambar 30.
95. Ulangi langkah 87-94 di frame 92-100 dan dengan pertanyaan dan jawaban yang berbeda-beda.
96. Klik kanan pada frame 101. Pilih Insert Blank Keyframe.
97. Masukkan sebuah textbox dengan isi teks “Pilih Jawaban” dengan ukuran font 32.
98. Masukkan sebuah textbox dengan isi teks pertanyaan yang harus dijawab pengguna.
99. Masukkan 4 buah gambar yang akan menjadi jawaban dari pertanyaan yang diberikan.
100. Ubah 4 gambar tersebut menjadi button.
101. Pada gambar yang menjadi jawaban yang benar, ketikkan script seperti di langkah 83.
102. Pada gambar yang menjadi jawaban yang salah, ketikkan script seperti di langkah 84.
103. Desain seperti di gambar 31.
104. Ulangi langkah 96-103 di frame 102-105 dan dengan pertanyaan dan jawaban yang berbeda-beda.
105. Klik kanan pada frame 106. Pilih Insert Blank Keyframe.
106. Ulangi langkah 97 dan 98.
107. Masukkan 4 buah textbox dengan isi textbox jawaban dari pertanyaan yang diberikan.
108. Ubah masing-masing textbox menjadi button.
109. Pada jawaban yang benar, ketikkan script seperti di langkah 83.
110. Pada jawaban yang salah, ketikkan script seperti di langkah 84.
111. Desain seperti di gambar 32.
112. Ulangi langkah 105-111 di frame 106-110 dan dengan pertanyaan dan jawaban yang berbeda-beda.
113. Klik kanan pada frame 111. Pilih Insert Blank Keyframe.
114. Masukkan sebuah gambar sebagai gambar latar belakang.
115. Masukkan 3 buah textbox dengan masing-masing isi teks “Benar:”, “Salah:”, dan “Nilai:”.
116. Masukkan sebuah textbox ke dalam halaman. Ubah “Static Text” menjadi “Dynamic Text” pada jendela properties. Berikan nama “jumlahbenar” pada Instance Name di jendela properties.
117. Ulangi langkah 116 sebanyak 2x dengan masing-masing nama “jumlahsalah” dan “nilai”.
118. Buat sebuah button dengan textbox “Kembali”. Ketikkan script seperti berikut:
        on(release) {
                  gotoAndStop("menu");
}
119. Klik pada frame 111. Tekan tombol F9 dan ketikkan script seperti berikut:
stop();
jumlahbenar.text = benar;
jumlahsalah.text = salah;
nilai.text = benar / 3;
120. Desain seperti gambar 33.
121. Jalankan aplikasi dengan menekan Ctrl + Enter.


DAFTAR GAMBAR



Gambar 1

Gambar 2

Gambar 3

Gambar 4

Gambar 5

Gambar 6

Gambar 7

Gambar 8

Gambar 9

Gambar 10

Gambar 11

Gambar 12

Gambar 13

Gambar 14

Gambar 15

Gambar 16

Gambar 17

Gambar 18

Gambar 19

Gambar 20

Gambar 21

Gambar 22

Gambar 23

Gambar 24

Gambar 25

Gambar 26

Gambar 27

Gambar 28

Gambar 29

Gambar 30

Gambar 31

Gambar 32

Gambar 33 







Tidak ada komentar:

Posting Komentar