Pengertian
Organisasi
Organisasi
adalah sistem, setiap elemen yang saling berhubungan dan berinteraksi
untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan. Organisasi merupakan
unsur yang dibutuhkan dalam kehidupan bermasyarakat dengan beberapa
alasan, seperti organisasi digunakan untuk mendapatkan sesuatu yang
tidak mungkin dapat kita lakukan sendirian, dengan bekerja sama
individu-individu dapat menyelesaikan tugas-tugas yang apabila
dikerjkan seorang diri tidak akan tercapai, organisasi dapat
menyediakan pengetahuan yang berkesinambungan serta dapat menjadi
sumber karier yang penting.
Selayaknya
sebuah organisasi seharusnya menghasilkan sesuatu yang bermanfaat
bagi anggota organisasi maupun masyarakat sehingga organisasi mampu
mempertahankan kelangsungan hidup mereka. Secara tujuan, organisasi
dibedakan atas dua bentuk. Pertama, organisasi dengan orientasi laba
seperti perusahaan yang menyediakan produk barang atau jasa (baik
perusahaan besar maupun kecil) kemudian organisasi nirlaba atau yang
tidak berorientasi laba seperti yayasan, musium, rumah sakit milik
pemerintah, sekolah, perkumpulan sosial dan lain-lain.
Apapun
bentuk organisasi itu diperlukan usaha-usaha untuk mengelola kegiatan
dan orang-orang maupun unsur lainnya yang ada didalam organisasi agar
tercapai tujuan dengan lebih baik.
Manajemen
dan Organisasi
Manajemen
merupakan suatu proses yang terdiri atas kegiatan-kegiatan mulai dari
perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, dan
pengendalian yang dilakukan untuk menentukan serta mencapai
sasaran-sasaran melalui pemanfaatan sumber daya manusia dan sumber
daya yang lain. Pemanfaatan sumber daya-sumber daya lain dalam
perusahaan meliputi sumber daya bahan baku produksi, sumber keuangan,
mesin-mesin, dan cara yang digunakan dalam pemanfaatan yang efisien
dan efektif. Sedangkan Manajer
adalah orang yang bertanggung jawab atas hasil kerja orang-orang yang
ada di dalam organisasi. Manajer sebagai perencana, pengorganisasi,
pemimpin dan pengendali pelaksanaan aktivitas sehari-hari organisasi.
Fungsi
Manajemen
Empat
fungsi manajemen sebagai tugas utama yang harus dilaksanakan seorang
manajer dalam mengelola organisasi untuk mencapai tujuan atau yang
dikenal sebagai proses manajemen adalah sebagai berikut :
- Perencanaan (planning).
Proses
untuk menentukan tujuan yang akan dicapai serta langkah-langkah yang
harus diambil untuk mencapainya, meliputi penetapan sasaran,
merumuskan tujuan, menetapkan strategi, membuat strategi, dan
mengembang-kan subrencana untuk mengkoordinasikan kegiatan.
- Pengorganisasian (organizing).
Proses
pemberian tugas, pengalokasian sumber daya serta pengaturan kegiatan
secara terkoordinir kepada setiap individu dan kelompok untuk
menerapkan rencana yang telah dibuat., meliputi penetapan dimana
keputusan akan dibuat, siapa yang akan melaksanakan tugas dan
pekerjaan, serta siapa yang akan bekerja untuk siapa.
- Memimpin (leading).
Proses
menumbuhkan semangat pada karyawan agar bekerja dengan baik dan
membimbing mereka untuk melaksanakan kegiatan yang sesuai rencana
dalam rangka mencapai tujuan, memberi inspirasi dan motivasi kepada
karyawan untuk berusaha keras mencapai sasaran organisasi.
- Pengendalian (controlling).
Proses
mengukur kinerja, membandingkan antara hasil sesungguhnya dengan
rencana yang telah dibuat serta mengambil tindakan koreksi yan
diperlukan.
Hubungan
Manajemen dan Organisasi
Manajemen
dan Organisasi memiliki hubungan yang erat, untuk mencapai suatu
tujuan maka dibutuhkan kerja team, ibaratkan di suatu perusahaan
seorang manajer membagikan tugas kepada anggota timnya yang terdiri
dari 10 orang, 2 orang pertama mempunyai tugas menulis, 2 orang
berikutnya mempunyai tugas mengedit, 2 orang selanjutnya mempunyai
tugas memposting dan begitu selanjutnya, hingga menjadikan kerja sama
team yang solid antara manajer dan organisasi.
Manajemen
dan Tata Kerja
Tata
kerja atau metode adalah satu cara bagaimana (how) agar sumber –
sumber dan waktu yang tersedia dan amat diperlukan dapat dimanfaatkan
dengan tepat sehingga proses kegiatan manajemen dapat dilaksanakan
dengan tepat pula.
Dengan tata kerja yang tepat mengandung
arti bahwa proses kegiatan pencapaian tujuan sudah dilakukan secara
ilmiah dan praktis, disamping itu pemakaian tata kerja yang tepat
pada pokoknya ditujukan untuk :
-
Menghindari terjadinya pemborosan di dalam penyalahgunaan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
-
Menghindari kemacetan-kemacetan dan kesimpangsiuran dalam proses pencapaian tujuan.
-
Menjamin adanya pembagian kerja, waktu dan koordinasi yang tepat
Jadi hubungan antara manajemen dan tat
kerja dapat dilukiskan seperti dibawah ini :
Manajemen
: Menjelaskan perlunya ada proses kegiatan dan pendayagunaan
sumber-sumber serta waktu sebagai factor-faktor yang diperlukan untuk
pelaksanaan kegiatan demi tercapainya tujuan.
Tata Kerja :
Menjelaskan bagaimana proses kegiatan itu harus dilaksanakan sesuai
dengan sumber-sumber dan waktu yang tersedia.
Manajemen,
Organisasi, dan Tata Kerja
Eratnya
hubungan atau hubungan timbal balik antara ketiga hal tersebut adalah
sebagai berikut :
-
Manajemen : Proses kegiatan pencapaian tujuan melalui kerja sama antar manusia.
-
Organisasi : Alat bagi pencapaian tujuan tersebut dan alat bagi pengelompokkan kerja sama.
-
Tata kerja : Pola cara-cara bagaimana kegiatan dan kerjasama tersebut harus dilaksanakan sehingga tujuan tercapai secara efisien.
Dari konsep tersebut, jelaslah bahwa
baik manajemen, organisasi maupun tata kerja ketiganya diarahkan
kepada tercapainya tujuan.
Sumber
:
https://siregarsiti.wordpress.com/2014/10/03/hubungan-organisasi-management-dan-tata-kerja/