1.
Hambatan-hambatan yang harus dipertimbangkan dalam merancang sebuah
index Inversi untuk Multi-key File antara lain :
-
Urutan record. Setiap penambahan record akan menyebabkan index inversi berubah berupa perubahan urutan record sehingga record harus diurut dengan urutan yang unik.
-
Pointer ke record. Setiap key yang menunjuk (pointing) pada suatu record harus memiliki index yang berbeda-beda.
-
Duplikasi record. Record yang memiliki data key sama (seperti ID) harus memiliki index yang berbeda.
2.
Hambatan-hambatan yang harus dipertimbangkan dalam merancang sebuah
index Multi-List antara lain :
-
Urutan record. Record-record harus diurutkan secara ascending (atas ke bawah) karena index Multi-List hanya menunjuk ke record yang pertama dan akan menurun kebawah.
-
Jumlah akses record. File sequential yang memiliki akses record paling sedikit dalam index Multi-List akan dipilih sehingga file sequential tersebut harus memiliki record yang tidak terlalu banyak.
-
Link record. Setiap record saling berhubungan sehingga index Multi-List pada sebuah record akan berpengaruh terhadap pengaksesan record lain sehingga record-record tersebut harus memiliki hubungan yang relevan.
3.
Karena index inverted lebih menguntungkan dalam mengakses file
sequential. Hal ini disebabkan oleh karakteristik index inverted yang
memiliki key terhadap masing-masing record sehingga record-record
tersebut dapat diurutkan berdasarkan berbagai jenis. Setiap jenis
record tersebut dapat diakses satu per satu dan berurutan.
4.
Jenis permintaan yang dapat dilayani sendiri oleh indexnya adalah
permintaan terhadap informasi pada record berupa keberadaan index,
jumlah record, keterkaitan record, record-record yang saling
berhubungan, dan lain-lain. Informasi-informasi tersebut dapat
dilayani sendiri oleh index inversinya tanpa harus mengakses data
pada file.
5.
Jenis permintaan yang paling menguntungkan adalah pemintaan dalam
pengurutan data secara ascending berdasarkan size (ukuran) file.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar